Mourinho ke Madrid mendapat sambutan hangat dari kiper Real Madrid, Thibaut Courtois, yang menyambut peluang untuk bekerja kembali dengan pelatih asal Portugal itu.

Courtois menilai momen tersebut istimewa karena ini kali kedua ia diasuh oleh sang pelatih; kerja sama mereka sebelumnya di Chelsea menghasilkan gelar Premier League pada 2014/2015.
Mourinho ke Madrid dan Reuni dengan Courtois
Kedatangan Mourinho ke ibu kota Spanyol sekaligus membuka babak baru bagi hubungan mereka. Courtois berharap pengalaman sukses di Chelsea bisa menjadi modal positif saat mereka kembali bekerja bersama di lingkungan Real Madrid.
Riwayat singkat kerja sama sebelumnya
Hubungan profesional Courtois dan Mourinho bukan hal baru. Mereka pernah berkolaborasi di Chelsea pada musim 2014/2015 yang berujung pada trofi Premier League, pengalaman yang kini disebut-sebut oleh Courtois sebagai referensi menjelang reuni mereka di Madrid.
Perubahan kepelatihan di Real Madrid
Mourinho kembali menempati posisi di Madrid setelah 11 tahun, menggantikan Alvaro Arbeloa yang hengkang pada akhir musim 2025/2026. Pergantian ini menandai harapan baru bagi staf dan pemain klub.
Tekanan untuk mengembalikan gelar La Liga
Kedatangan Mourinho datang di tengah tuntutan tinggi: ia diharapkan mengembalikan Real Madrid ke puncak La Liga setelah klub kalah dari Barcelona selama dua musim beruntun. Ekspektasi tersebut menjadi sorotan utama sejak pengumuman penunjukan pelatih asal Portugal itu.
Ekspektasi Courtois dan dampak bagi tim
Courtois sendiri menyambut positif peluang ini sambil mengingat pencapaian masa lalu mereka. Reuni ini dinilai dapat memengaruhi dinamika tim, mengingat kedekatan profesional yang pernah membawa hasil signifikan di level klub sebelumnya.
Dengan latar belakang itu, perhatian kini tertuju pada bagaimana Mourinho akan membangun kembali tim dan bagaimana para pemain, termasuk Courtois, merespons arahan sang pelatih dalam upaya merebut kembali gelar domestik.
Baca juga berita lainnya:
