Andoni Iraola mendesak Liverpool untuk berhenti memulai pertandingan dengan lambat menjelang laga kandang melawan Fulham di Anfield pada Sabtu, 12 September 2026. Meski belum terkalahkan sejak ditangani Iraola, pelatih asal Spanyol itu menilai masalah tempo awal pertandingan masih mengganggu performa tim.

Iraola meminta skuadnya tampil lebih agresif sejak menit pertama dan tidak memberi lawan kesempatan mencuri momentum. Dalam empat pertandingan pertama kepemimpinannya, Liverpool tercatat tiga kali sempat tertinggal sebelum akhirnya menyelamatkan hasil atau meraih kemenangan.
Memulai pertandingan dengan intensitas
Iraola menekankan pentingnya intensitas sejak kick-off agar tim tak lagi terpaksa mengejar pertandingan. Permintaan ini datang sebagai upaya memperkecil celah yang kerap dimanfaatkan lawan pada fase awal laga.
Rekap empat laga awal
Pada periode awal kepelatihan Iraola, Liverpool bermain imbang 2-2 melawan Newcastle United dan Nottingham Forest, kemudian menang 2-0 atas Ipswich Town, serta melakukan comeback untuk mengalahkan Atletico Madrid 2-1 di Liga Champions. Kombinasi hasil ini membuat Liverpool tetap tak terkalahkan meski beberapa pertandingan sempat berjalan tidak ideal sejak awal.
Kontribusi gol dan peluang
Iraola menyoroti efektivitas serangan tim, bahwa Liverpool konsisten menghasilkan gol dan menciptakan peluang. “Saya pikir tim ini sanggup bikin gol-gol. Dalam semua pertandingan, kami berbahaya, kami menciptakan peluang, kami mencetak dua gol di setiap pertandingan, dan kami sebenarnya bisa mencetak lebih banyak dalam beberapa pertandingan,” ujarnya.
Jelang laga kontra Fulham
Menjelang pertandingan pekan keempat Premier League, fokus utama Liverpool menurut Iraola adalah menekan sejak awal untuk menghindari situasi tertinggal. Laga di Anfield menjadi kesempatan bagi tim untuk memperlihatkan perbaikan pada fase pembukaan pertandingan.
Iraola berharap perubahan tempo awal pertandingan akan membantu Liverpool mengontrol pertandingan lebih awal dan menjaga konsistensi hasil di kompetisi domestik maupun Eropa.
Baca juga berita lainnya:
