AC Milan takluk 0-3 kepada Chelsea dalam pertandingan pramusim yang digelar di Stadion Gelora Bung Karno, Jakarta, Sabtu (8/8/2026) malam WIB. Hasil tersebut terjadi meski duel berlangsung seimbang lebih dari 40 menit pertama.

Pelatih Ruben Amorim memilih melihat sisi positif dari laga tersebut dan menyatakan kepuasan meski timnya harus menerima kekalahan telak. Ia menekankan perlunya perbaikan dalam penguasaan bola sebagai catatan utama dari pertandingan.
AC Milan takluk 0-3 di Jakarta
Pertandingan di ibu kota Indonesia menjadi bagian dari rangkaian laga pramusim kedua klub. Sepanjang lebih dari setengah babak pertama, kedua tim tampak berimbang dan belum mampu memecah kebuntuan. Namun situasi berubah menjelang turun minum ketika Joao Pedro berhasil memecah kebekuan untuk Chelsea.
Gol pada akhir babak pertama itu membuka jalan bagi tim asal Inggris untuk mengontrol pertandingan setelah jeda. Tidak lama setelah kick-off babak kedua, Joao Pedro kembali menjadi ancaman dan menggandakan keunggulan Chelsea dengan gol keduanya pada laga tersebut.
Jalur gol dan momen krusial
Setelah dua gol dari Joao Pedro, Moises Caicedo turut mempertegas kemenangan Chelsea dengan menambah satu gol lagi. Terjadinya tiga gol yang berselang relatif cepat membuat AC Milan kesulitan untuk kembali ke permainan semula dan mengejar ketertinggalan.
Dari sisi statistik serangan, Milan hanya mampu melontarkan lima percobaan selama laga, namun tidak satu pun di antaranya mengarah ke gawang lawan. Kondisi ini memperlihatkan masalah efektivitas di lini depan yang menjadi pekerjaan rumah jelang kompetisi resmi.
Evaluasi Amorim: penguasaan bola jadi fokus
Ruben Amorim memilih mengambil pelajaran dari kekalahan ini. Meski mengakui hasil tidak ideal, pelatih asal Portugal itu menekankan aspek teknis yang harus segera dibenahi, terutama dalam hal penguasaan bola. Menurutnya, margin kecil dalam kontrol permainan bisa berdampak signifikan terhadap hasil pertandingan.
Evaluasi yang dilakukan tidak hanya tertuju pada penyelesaian akhir, melainkan juga tata permainan dalam fase transisi dan cara tim mempertahankan kepemilikan saat menghadapi tekanan lawan. Kondisi tersebut menjadi sorotan karena modus serangan Chelsea yang terbukti efektif dalam memanfaatkan momen-momen kunci.
Impresi umum jelang musim
Hasil ini tentunya membuat AC Milan harus kembali fokus pada persiapan sebelum kompetisi resmi dimulai. Laga pramusim kerap dimanfaatkan untuk menguji kombinasi pemain, kebugaran, dan implementasi taktik; namun hasil di Jakarta menunjukkan masih ada celah yang harus ditutup.
Sementara itu, bagi Chelsea kemenangan ini memberi catatan positif pada efektivitas penyelesaian peluang mereka, terutama melalui nama-nama yang mampu memanfaatkan ruang dan peluang pada saat yang tepat. Bagi pendukung Milan, kekalahan ini diharapkan menjadi pemicu agar tim bekerja lebih keras dalam sesi latihan berikutnya.
Secara umum, pertandingan ini menegaskan bahwa pramusim bukan semata soal hasil akhir, tetapi juga soal pengukuran kesiapan tim. Bagi Amorim, evaluasi terhadap penguasaan bola dan konversi peluang menjadi prioritas untuk dibenahi agar AC Milan bisa menghadapi kompetisi utama dengan performa lebih solid.
Meski menelan kekalahan 0-3, pelajaran yang diambil dari laga di Gelora Bung Karno akan menjadi bagian dari proses adaptasi dan persiapan tim. Fokus pada perbaikan kontrol bola dan penyelesaian akhir tetap menjadi pesan utama yang disampaikan oleh pelatih setelah pertandingan.
Baca juga berita lainnya:
