Lionel Messi telah menyetujui kesepakatan awal untuk menjadi pemegang saham mayoritas CD Eldense, klub yang berlaga di divisi kedua Spanyol. Messi akuisisi Eldense diumumkan oleh klub pada 9 September 2026 dan menandai langkah lanjutan sang penyerang dalam dunia kepemilikan sepak bola di Negeri Matador.

Kesepakatan tersebut masih berstatus awal dan memerlukan rangkaian pemeriksaan hukum serta persetujuan resmi sebelum berlanjut ke tahap akhir. Meski begitu, pengumuman ini memberi sinyal perubahan besar pada struktur kepemilikan klub yang berbasis di Alicante.
Messi Akuisisi Eldense dalam Sorotan Publik
Pihak klub menyatakan bahwa transaksi masih menunggu penyelesaian dokumen, uji tuntas standar, serta prosedur kontraktual dan hukum yang lazim untuk transaksi klub profesional. Selain itu, pengambilalihan ini akan membutuhkan lampu hijau dari Dewan Olahraga Nasional Spanyol (CSD) sebelum Messi benar-benar dapat mengambil alih kepemimpinan organisasi.
Kontrol saham dan pemilik saat ini
Dalam rencana yang diumumkan itu, Messi diyakini akan mengambil alih saham pengendali yang saat ini berada di tangan Grupo TH Soluciones. Rincian akhir kepemilikan dan komposisi saham belum dipublikasikan, karena proses negosiasi dan verifikasi masih berlangsung hingga semua persyaratan hukum terpenuhi.
Situasi klub saat pengumuman
CD Eldense menghadapi periode sulit pada awal musim LaLiga 2 ketika berita kepemilikan tersiar. Pada saat pengumuman, klub berada di posisi ke-20 klasemen dengan hanya dua poin dari empat pertandingan. Tekanan atas hasil awal ini juga memicu perubahan di tubuh klub; pada awal pekan pengumuman, tim memutuskan untuk berpisah dengan pelatih kepala Claudio Barragán.
Ambisi Messi di sepak bola Spanyol
Kepentingan Messi pada CD Eldense merupakan langkah lanjutan dari perluasan investasi sepak bolanya di Spanyol. Sebelumnya pada April 2026, ia menyelesaikan akuisisi sebuah klub di tingkat kelima kompetisi, Cornella. Mengamankan klub di divisi kedua memberi dimensi baru terhadap portofolio kepemilikan yang kini mencakup beberapa level kompetisi domestik.
Peralihan fokus ke ranah kepemilikan terjadi bersamaan dengan fase transisi karier Messi setelah ia mengakhiri petualangan internasionalnya. Keputusan pensiun dari timnas mengikuti kekalahan 0-1 Argentina dari Spanyol di final Piala Dunia 2026. Alih-alih mundur dari sorotan sepak bola, langkah ini memperlihatkan upaya Messi membangun jejak yang lebih permanen di sisi manajerial dan kepemilikan klub.
Dampak pada proyek pembangunan klub
Pengambilalihan potensial ini mewarisi proyek pembangunan ulang yang tidak sederhana. Selain upaya memperbaiki performa kompetitif tim di lapangan, pemilik baru nantinya harus menangani aspek administratif, keuangan, dan pengelolaan sumber daya manusia untuk menstabilkan klub. Jeda antara pengumuman awal dan penyelesaian transaksi memberi waktu bagi pihak terkait untuk merumuskan rencana jangka menengah dan panjang.
Di sisi olahraga, skuad CD Eldense tengah bersiap melakoni pertandingan penting menghadapi Real Sporting de Gijón, yang akan menjadi titik penilaian awal terkait arah kompetitif tim di bawah masa transisi kepemilikan ini.
Baca juga berita lainnya:
